Jumat, 07 April 2017

PIDATO
( Pengertian, Tujuan, Ciri - Ciri, Jenis - jenis, Metode, Struktur, Persiapan, Tata Cara dan Etika Berpidato, Cara Menulis Pidato, Cara Mengawali Pidato serta Contoh Pidato )

1. Pengertian
Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. 

2. Tujuan
  • Mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela.
  • Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
  • Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.
3. Ciri - ciri
  • Memiliki tujuan yang jelas
  • Isinya mengandung kebenaran
  • Cara penyampaiannya sesuai dengan para pendengar
  • Menciptakan suasana efektif dengan pendengar
  • Penyampaiannya jelas dan juga menarik
  • Menggunakan intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas
4. Jenis - Jenis
  • Pidato Pembukaan, adalah pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara.
  • Pidato pengarahan adalah pdato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan.
  • Pidato Sambutan, yaitu merupakan pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang terbatas secara bergantian.
  • Pidato Peresmian, adalah pidato yang dilakukan oleh orang yang berpengaruh untuk meresmikan sesuatu.
  • Pidato Laporan, yakni pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan.
  • Pidato Pertanggungjawaban, adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggungjawaban.
5. Metode
  • Metode menghapal, yaitu membuat suatu rencana pidato lalu menghapalkannya kata per kata.
  • Metode serta merta, yakni membawakan pidato tanpa persiapan dan hanya mengandalkan pengalaman dan wawasan. Biasanya dalam keadaan darurat tak terduga banyak menggunakan tehnik serta merta.
  • Metode naskah, yaitu berpidato dengan menggunakan naskah yang telah dibuat sebelumnya dan umumnya dipakai pada pidato-pidato resmi.
6. Struktur 
  • Pembukaan dengan salam pembuka
  • Pendahuluan yang sedikit menggambarkan isi
  • Isi atau materi pidato secara sistematis : maksud, tujuan, sasaran, rencana, langkah.
  • Penutup (kesimpulan, harapan, pesan, salam penutup, dll)
7. Persiapan
  • Wawasan pendengar pidato secara umum
  • Mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan
  • Menyusun kata-kata yang mudah dipahami dan dimengerti.
  • Mengetahui jenis pidato dan tema acara.
  • Menyiapkan bahan-bahan dan perlengkapan pidato, dsb.
8. Tata Cara dan Etika Berpidato
Tata cara berpidato merujuk kepada langkah-langkah serta urutan darimana untuk memulai berpidato, mengembangkan, dan mengakhiri pidato. Etika berpidato lebih merujuk pada nilai-nilai kepatutan yang harus diperhatikan serta dijunjung ketika pada saat seseorang sedang berpidato.

Urutan dalam berpidato biasanya diawali dari pembukaan, sajian isi pidato, dan penutup. Pembukaan berisi sapaan kepada pihak-pihak yang telah diundang dan hadir dalam acara atau kegiatan tersebut. Sajian isi pidato merupakan hasil dari penjabaran gagasan pokok-pokok yang akan disampaikan pada saat berpidato. Sajian isi perlu diperinci sesuai dengan kondisi waktu yang disediakan. Penutup pidato berisi tentang penyegaran kembali dari gagasan pokok yang telah disampaikan, harapan, dan ucapan terima kasih kepada para pendengar atas partisipasinya.

Etika berpidato menjadi pegangan penting bagi orang yang akan berpidato. Pada saat berpidato, tidak boleh menyinggung perasaan orang lain dan berupaya untuk menghargai serta membangun rasa optimisme bagi para pendengarnya. Selain itu, diperhatikan juga keterbukaan, kejujuran, empati, serta persahabatan yang perlu diusahakan dalam berpidato. 

9.  Cara Menulis Pidato

A. Awali Pidato dengan Rasa Syukur 

Contoh:
Dalam kesempatan ini saya ucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Pengasih yang telah memberikan nikmat berupa kesehatan bagi kita sehingga pada kesempatan ini kita dapat hadir berkumpul di sini...

B. Awali Pidato dengan Cerita Unik

Contoh:
Sebelumnya saya ingin menceritakan sebuah pengalaman pribadi, kemarin saya diajak oleh Ayah saya kesebuah pameran komputer. Wah. Ternyata di pameran tersebut saya mendapatkan berbagai informasi mengenai perkembangan internet... Dan seterusnya.

C. Awali Pidato dengan Cerita yang Umum Dikenal

Contoh:
Ada seorang anak yang disuruh menggembalakan ternak. Anak ini amat dekil dan kurus. Tiba-tiba, datanglah seorang saudagar kaya yang berniat membeli semua hewan ternaknya. Saudagar itu memaksa anak itu untuk menjual hewan ternaknya kepada saudagar tersebut. Tetapi si anak tidak mau menjualnya karena hewan ternak itu bukanlah miliknya. Kata si anak: “ini hewan titipan, mana mungkin saya menjualnya kepada orang lain” - “ah, orang yang menitipkan hewan ternak itu tidak akan tahu” goda sang saudagar. “saya tetap tidak berniat untuk menjual hewan ternak ini kepada saudara, karena ini bukan milik saya” tegas anak dekil tersebut. Saudagar itu pun berlalu dengan rasa kecewa. Hadirin yang berbahagia, walau anak ini hanyalah seorang penggembala dan kurus kering, akan tetapi ia memiliki hati emas. Dia sangat jujur..... (Dan seterusnya)

D. Awali Pidato dengan Cerita Lucu

Contoh:
Alkisah, ada seorang guru bertanya kepada muridnya : “apa nama ibu kota negara peru?”
Lalu sang murid menjawab: “Lima, Bu..”
Lalu tiba-tiba dibarisan bangku belakang ada seorang murid yang menyeletuk : “Wah, banyak juga ya ibu kotanya!”
Dari cerita tersebut terkadang hadirin masih ada yang belum mengenal dengan ibu kota negara tersebut.

E. Awali Pidato dengan Perkenalan Diri

Contoh:
Perkenalkan, nama saya Dodit, saya berasal dari Blitar. Jika teman-teman tahu, Kota Blitar dikenal sebagai kota yang kreatif. Disana banyak seniman sampai makanan yang selalu sangat beragam.semua itu adalah hasil kreatifitas. Kreatifitas adalah... (dan seterusnya).

F. Awali Pidato dengan Gambaran Umum

Contoh:
Belajar adalah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Belajar ini berlangsung seumur hidup. Belajar tidak harus dilakukan di sekolah, tetapi dapat dilakukan dimana saja. Belajar juga tidak mengenal usia. Belajar tidak hanya dilakukan anak-anak dan remaja, tetapi juga dapat dilakukan oleh orang tua. (dan seterusnya)

10. Contoh Pidato

Pembukaan Pidato Singkat Visi Misi Calon Ketua Osis
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam hormat saya kepada jajaran para Guru serta rekan rekan seperjuangan teman teman, saya ucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya di pagi hari ini sudah meluangkan waktu untuk berkumpul serta mengikuti acara ini, karena tanpa adanya kehadiran dan dukungan kalian, saya tidak akan berada dan berbicara di depan kalian saat ini.

Isi Pidato Singkat Visi Misi Calon Ketua OSIS



Akan sangat berbahagia jika saya bisa menjadi ketua OSIS di sekolah tercinta ini. Seandainya nanti saya terpilih menjadi ketua OSIS, saya akan memberikan yang terbaik semaksimal kemampuan saya. Dan tentu saja, ada visi serta misi yang harus saya berikan.


Saya memiliki visi “Menjadikan SMA (sebutkan nama sekolah) menjadi sekolah yang berkualitas, berprestasi, selalu aktif di semua bidang positif, inovatif, dan amanah yang kesemuanya berlandaskan Iman dan Taqwa kita kepada Yang Maha Esa.

Saya juga memiliki berbagai misi kedepan jika saya terpilih menjadi ketua OSIS, antara lain :
  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan semesta alam dengan mewujudkan berbagai kegiatan kerohanian dan keagamaan.
  2. Menciptakan kader siswa yang cinta identitas serta menjaga nama baik Organisasi
  3. Menciptakan kembali rasa saling menghormati dan menghargai sesama siswa yang telah semakin menyusut
  4. Menciptakan kembali kesadaran kebersihan lingkungan sekolah
  5. Mengembangkan bakat dan minat siswa melalui kegiatan keorganisasian yang ada
  6. Melanjuntukan berbagai kegiatan positif OSIS tahun lalu
Dan masih banyak lagi. Setidaknya, keenam misi serta satu visi tersebut bisa menjadi ukuran apakah layak saya dijadikan sebagai ketua osis. Jika, dan seandainya nanti saya terpilih menjadi ketua OSIS, saya beserta pengurus lainnya akan dengan sepenuh hati dan semaksimal mungkin akan menjalankan semua program kegiatan sesuai dengan visi dan misi yang telah saya jelaskan tadi.

Penutup Pidato Visi Misi Calon Ketua Osis:


Akhirnya, masih banyak evaluasi mengenai visi dan misi kami. Saya dan jajaran calon pengurus OSIS yang baru akan segera mewujudkan visi dan misi yang lebih baik, agar kedepan organisasi ini dapat lebih terarah sesuai dengan harapan sekolah kita.

Wallaahul muwafiq ila aqwaamitthooriq, Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh.